Hari minggu ini kita kembali memperingati peristiwa kebangkitan Yesus yang kita rayakan dengan istilah Paskah! Di tengah ketidakpastian berakhirnya pandemic covid-19, apa makna Paskah tahun ini bagi kehidupan kita?

Hari minggu ini kita kembali memperingati peristiwa kebangkitan Yesus yang kita rayakan dengan istilah Paskah! Di tengah ketidakpastian berakhirnya pandemic covid-19, apa makna Paskah tahun ini bagi kehidupan kita?
Minggu ini kita memasuki Pekan/minggu Suci untuk mengenang rangkaian peristiwa penting dalam karya penyelamatan Kristus di dunia ini. Diawali dengan minggu Palmarum (biasa disebut: Minggu Palma), lalu Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi merupakan momen yang sangat penting untuk membantu umat menghayati penderitaan Kristus sebagai korban penebusan dosa.
Dalam penghayatan kalender gerejawi minggu ini kita memasuki Pra Paskah ke V, dimana peringatan hari kematian Kristus semakin dekat. Banyak peristiwa “ekstrim” (baca:unik) terjadi menjelang Yesus memasuki puncak pelayananannya. Namun ternyata peristiwa unik itu mempunyai tujuan dan penuh dengan makna yang penting terkait dengan peristiwa salib.
Cinta Bapa
Cinta Sang Bapa bukan sesuatu logis, namun sesuatu yang emosional dan spiritual. Cinta tulus mencintai kita bukan karena kita melakukan susuatu.
Bencana Bukan Dosa
Dalam pembacaan kita ada kisah tragis dimana dilaporkan bahwa ada orang-orang Galilea yang dibunuh oleh Pilatus. Orang-orang Galilea yang sedang mempersembahkan korban dan yang sedang beribadah dipenggal oleh para pasukan Galilea di Bait Suci. Hal ini sangat mengagetkan orang-orang Yahudi dan Galilea.