Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Bacaan I : Kejadian 2 : 15-17, 3 : 1-7
Maz. Tanggapan : Mazmur 32
Bacaan II : Roma 5 : 12-19
Bacaan Injil : Matius 4 : 1-11 

Jalan pintas kerap menjadi pilihan saat melakukan perjalanan. Alasannya adalah untuk menghemat waktu, tenaga, dan biaya, tujuan perjalanan segera dicapai. Namun, ada kalanya jalan dak selalu menjadi jalan yang tepat. Banyak kali dijumpai jalan pinta yang dilalui sempit, banyak lubang, dan berujung tidak menyenangkan.

Jalan pintas dapat digunakan sebagai metafora menjalani kehidupan sehari-hari. Ada orang yang ingin kaya secara materi, tetapi tidak mau bekerja keras. Akibatnya digunakanlah cara-cara jahat untuk mendapat harta. Dalam tradisi Jawa, ada sebutan "pesugihan". Melalui jalan ritual tertentu, seseorang atau keluarga meyakini akan mendapat kekayaan. Praktik semacam ini masih berlangsung hingga kini. Melalui teknologi komunikasi yang berkembang, "pesugihan" sebagai jalan pintas dilakukan dengan jalan judi online, investasi bodong, korupsi dan tindakan lainnya yang dianggap mendatangkan kekayaan. Di bidang pekerjaan, usaha, bisnis, jalan pintas untuk sukses dilakukan dengan cara memberikan suap atau caracara kotor lainnya.

Pada Minggu pertama dalam Masa Pra-Paskah ini, teks-teks leksionari yang dibacakan berkaitan dengan godaan untuk melintas di jalan pintas. Di Taman Eden, manusia mendapat tawaran dari ular untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah dengan janji-janji yang manis (Kej. 2:15. 17, 3:1-7). Paulus menyebutkan dampak akibat Adam memilih jalan pintas yang ditawarkan oleh ular (Rm. 5:12-19). Dosa telah masuk ke dalam dunia melalui satu orang, dan melalui dosa itu juga maut menyebar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Generasi pasca-Taman Eden berusaha untuk menghindar dari jalan pintas dengan menjalankan hukum Taurat secara detail. Alihalih bebas dari penyesatan, yang terjadi justru kesesatan yang semakin jauh. Bacaan Injil mengisahkan tawaran Iblis pada Yesus untuk mengikuti aneka bujukan yang tampak serba enak. Namun, Yesus menolak aneka jalan pintas yang ditawarkan Iblis. Penolakan-Nya adalah karena Yesus mau taat kepada kehendak Allah. Bagaimana dengan pengikut Yesus masa kini? Tawaran melintas di jalan pintas yang bertentangan dengan kehendak Allah selalu dijumpai. Dengan meneladani Yesus yang taat kepada kehendak Allah, umat akan dimenangkan dari keinginan melintas di jalan pintas yang menyesatkan.


(Disadur dari Buku Dian Penuntun Edisi 41)

Keluargaku Lingkunganku

 

Sub Tema Tahun Pelayanan 2025 - 2026

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian